Showing posts with label poem. Show all posts
Showing posts with label poem. Show all posts

Friday, September 6, 2013

Gamitku Getarmu


Gamitku Getarmu

Gamitku berbait seloka aksara
sebati terjalterjalkan tiap rusukmu
melarut dek samarsamar tinta merah,

Gemuruhku usai atma raga
getarnya resapresapan ke kalbu
melatari kuntuman benihbenih kasmaran.

Aduhai ratna manikam nan kemilau
kemilaumu resap tanpa resa.

BiNtANg d hAti

Tuesday, August 6, 2013

Onakmu Merafakku



Onarmu Merafakku

Dirimu riak bak binar duniawi
sayugia cuba melatari sukma ratibku
bersawala menetaskan benihbenih wasangka.

Tulusmu tiada meraih temali
kau gumamkan destarmu disitu
destarmu berkalung permata nan kelam.

Benamkanlah binarbinar itu
biar tertakluk kemas kejap di halkummu
pagarinya dengan pasrah nan terdalam atma.

Binarmu meraih pentas dunia nan terindah
binarmu meratap syahdu durga durjamu.

@biNtANg d hAti

Saturday, July 27, 2013

Retak Redaman

Retak Redaman

Retak redaman itu
bak cermin lerai bilahbilah kecilnya
lumat tak terungkai dek untaiuntai jemari ini.

Kuraih satupersatu ceraian
ceraian cerminan nan terlerai retaknya
retaknya kusepuhkan damar atma jiwa nan luhur.

Tika lekaku mengusir luka
pecahan kaca itu mengguris luka darahnya
darah hitamnya berbekas memercik ke perca kanvas itu.

Lelahku menukil ilham semaian asmara
asmaranya melara bebannya tiada tara.

@biNtANg d hAti

Thursday, July 25, 2013

Memori Itu


Memori Itu

Memori di peti kaca itu
ia menggamit rasa
rasanya teruja melamun

Kuraup peti dengan dedaun
agar ia menujah jauh pergi
tiba datang sang bayu ia terserlah

Memori di peti kaca itu ia telus bermaksud
tiada terdayaku meralit resah.

@biNtANg d hAti

Wednesday, December 12, 2012

Karya Cipta

Karya Cipta


Kuberbisik pada semilir angin bayu
sampaikanlah kalamku nan berjiwa
tersira dek manis madu kata


Kuuntaikan madah dan lagu
kuhiaskan dengan irama nan gemersik
biar nadanya menggetar jiwamu



Kulontarkan turut-turutan segalanya
biarlah karya cipta ini berbekas di hati jiwamu.



@biNtANg d hAti

Friday, December 7, 2012

Hikayat Indah


Hikayat Indah

Kututup hikayat indah itu
kusampul kemas kejap dengan sejarah
kuletak di dalam peti usang.

Kuambil satu persatu angin rindu
kubaitkan dengan madah berlagu
kusisipkan erat di permukaannya

Kulakar tiap titis hujan- hujan sepi
kanvasnya basah penuh tona.

@biNtANg d hAti


Engkau Laksana Bulan


Engkau Laksana Bulan

Engkau Laksana Bulan
tingginya di atas kayangan
hatiku terlalu amat rawan
rawannya menusuk kalbu 

Hatiku keluh nian pasrah
tika malam menjelma resah
meratib pilu sendu
sendunya menikam kalbu

Engkau laksana bulan
umpamanya kayangan nun di atas sana.

@biNtANg d hAti

Ku Tega


Ku Tega

Pergimu kutega pasrah
pasrahku penuh redha
biarlah daku rela berserah 

Tika atmaku terdetik
gugah jiwaku meronta
merontaku penuh jerih perih

Biarlah dikau tahu setiaku fitrahnya tulus
tulusku kiasnya berhasrat.

@ biNtANg d hAti

Wednesday, December 5, 2012

Memori Itu



Memori Itu

Memori di peti kaca itu
ia menggamit rasa
rasanya teruja melamun

Kuraup peti dengan dedaun
agar ia menujah jauh pergi
tiba datang sang bayu ia terserlah

Memori di peti kaca itu ia telus bermaksud
tiada terdayaku meralit resah.

@biNtANg d hAti

Tuesday, December 4, 2012

Hati Nan Rapuh

Hati Nan Rapuh

Tika tawa
Hati ini selamanya rapuh
seringnya alpa tika pesona dunia menghambat diri
sering tidak sempurna mengasihiMu
tika menongkah bumi nan fana ini
hati menunggang rasa ujub merona atma

Tika lara
dalam resah dan lelah jiwa
bila mana sepi membungkam memateri diri
kebesaranMu ku terasa
butir-butir resah jiwa
kupasrahkan buatMu

Ya Khaliq,ku berserah lara jiwa...

@biNtANg d hAti

Monday, December 3, 2012

Daun Nan Gugur

Daun Nan Gugur

Tika daun-daun berguguran 
di suatu musim gugur
hati terdetik merindu

Tanpaku sedar bening air mata
luruh rintih lerai derai
umpamanya terhempas

Kumerenung jauh
melambai kembali memori silam
ia berbalam jadi buram.



@biNtANg d hAti

Jiwa Lara

Jiwa Lara

Gelap menjelma
menghantui jiwa raga
kalbu nan pudar
pudarnya tiada bermaya

Perahuku hanyut
kemudinya tiada
pendayungnya patah
gelora menenggelamkan

@biNtANg d hAti

Sunday, November 25, 2012

Teman...


Teman...
ia bukanlah penamat sebuah perhubungan
tika kita sering menerka tentang sesuatu persepsi
sedangkan persepsi kita berbeza-beza

Terkadang kalam dan tintamu membantu
terkadang ia menepu akal berhasrat
ia umpamanya cuba merungkai tulus fitrah.

Sedangkan keikhlasan diri itu ia ada
ia sekadar kalam nan terluah dari atma diri
jangan dibiarkan sejarahmu dijadikan suatu  bibliografi nan terluka.

@biNtANg d hAti

Sunday, November 18, 2012

Alhamdulilah Kita

Alhamdulilah Kita


Alhamdulilah kita sering mengambil tahu nasib teman-teman kita
dengan sesambil menyua botol coke dan bersantai di Cafe Starbuck bagi menghilangkan dahaga

Alhamdulilah kita jua sering menaruh simpati terhadap derita merek
a
dengan sesambil meratah lazat ayam goreng penjarah mereka kerana kita rasa lapar

Alhamdulilah kita jua seringnya merasa sangat sangat kasihan dengan mereka
dengan tanpa sedar kita menyarung kasut bata nan selesa.

Alhamdulilah ... 
sekurang-kurangnya kita ambil peduli
katanya...

@ biNtANg d hAti

Elusan Sirah

Elusan Sirah


Hatinya sirah berkisah
kisahnya berkait duka lara
hatinya lagu nan bermadah
madahnya keluh resah jiwa



Hatinya sirah tiada bertuan
tiada berteman.



@biNtANg d hAti

Tuesday, November 13, 2012

Duhai Hati Tak Berjiwa


Duhai Hati Tak Berjiwa

Akan kupetikkan satu bintang di atas langit
kujadikan kalungan nan indah di lehermu
biar nampak serinya sinar nan terang

Akan kuraih segumpalan awan mendung
kuikat kemas padat di selerang selimutmu
biarlah tidur malammu diselubungi dinginnya

Duhai hati nan tiada berjiwa
rebahkanlah naungmu ke pundak tertinggi atma

@biNtANg d hAti

Sunday, November 4, 2012

Diam


Diam

Diamnya aku,
tika malam pegun,
senandung jengkerik seakan mengerti.

Kubisikkan syair sendu,
syairnya bertintakan embun,
kutitpkan di helaian dedaun.

Kuutuskan dedaun itu,
di alunan ombak malam,
agar utusan sepiku pergi.

Ombak seraya menyindir dengan derumannya,
lalu meluahkan kembali dedaun nan bertinta,
tintanya lalu lusuh lerai.

@biNtANg d hAti

Friday, November 2, 2012

Kanvasnya Biru Kekuningan




Kanvasnya Biru Kekuningan

Kulontarkan rasa itu jauh-jauh,
biarkanlah ia pergi dan lerai lesap,
lesap di kotak fikir dan minda.

Kularik sapuan warna nan kusam,
latarnya kulatari warna ombak membadai,
tika akhirnya kukepilkan kepak sang rama-rama.

Kuulit warna ungu dan biru mencapah naik ke atas,
hela nafasku tika hasilannya kutatap usai,
sepertinya ia tidak pernah mencari penamatnya sendiri.

Warnanya biru kekuningan...

@biNtANg d hAti

Thursday, November 1, 2012

Aduhai Sang Musang Berjanggut


Aduhai Sang Musang Berjanggut

Titahnya tentang rahsia,
jangan sesekali kita engkar dan culas,
akan meredam geram nan terpendam.

Sedangkan watikahnya hanyalah sekadar darjat,
darjatnya sekadar melangsungkan hayat dan kuasa,
segalanya ilmu dipandirkan tanpa rasa berdosa.

Dikerahnya kita merafak sembah-sembahan,
sedangkan ia milik Allah Maha Besar.


@biNtANg d hAti

Monday, October 15, 2012

Tirai Senja Buram




Tirai Senja Buram

Senjanya berulang rindu,
rindunya melirih hati,
hatinya terpatri kasih.


Duhai hatinya nan resah,
resahnya menggumam pilu,
pilunya merantai resa.



Biarkanlah sepinya melatari,
melatari sekitaran sendu.
sendu relai luruh.



Hmmm... .



@biNtANg d hAti


Blog Archive